PGE Perkuat Pengawasan Proyek Panas Bumi Lahendong
beritabumi.web.id Penguatan tata kelola dan pengawasan operasional menjadi fokus utama PT Pertamina Geothermal Energy Tbk dalam mengelola proyek strategis panas bumi nasional. Melalui unit operasionalnya di Lahendong, PGE melaksanakan Management Walkthrough (MWT) sebagai bagian dari komitmen perusahaan untuk memastikan seluruh aktivitas berjalan secara andal, aman, dan berkelanjutan.
Management Walkthrough merupakan metode pengawasan langsung yang dilakukan manajemen puncak untuk meninjau kondisi lapangan, proses kerja, serta implementasi standar operasional. Pendekatan ini dinilai efektif karena memungkinkan pengambil keputusan melihat langsung tantangan dan potensi risiko yang dihadapi unit operasional, khususnya pada proyek panas bumi yang memiliki karakteristik teknis dan lingkungan yang kompleks.
Fokus pada Keandalan Operasi Panas Bumi
Dalam pelaksanaan MWT di Area Lahendong, perhatian utama diarahkan pada keandalan pembangkit panas bumi. Keandalan ini menjadi faktor krusial karena pembangkit panas bumi beroperasi secara kontinu untuk menopang pasokan energi nasional. Gangguan kecil pada sistem dapat berdampak signifikan terhadap kinerja pembangkit secara keseluruhan.
Melalui pengawasan langsung, manajemen memastikan bahwa seluruh peralatan utama, mulai dari sumur produksi, sistem uap, hingga turbin pembangkit, beroperasi sesuai standar yang telah ditetapkan. Evaluasi ini tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga mencakup kesiapan sumber daya manusia yang mengelola fasilitas tersebut.
Pengelolaan Reservoir dan Pengeboran
Aspek lain yang menjadi sorotan adalah pengelolaan reservoir panas bumi dan aktivitas pengeboran. Reservoir merupakan jantung dari operasi panas bumi karena menentukan keberlanjutan produksi energi dalam jangka panjang. Pengelolaan yang tidak optimal dapat menurunkan tekanan reservoir dan berdampak pada penurunan kapasitas pembangkit.
Dalam MWT, manajemen meninjau strategi pengelolaan reservoir yang diterapkan, termasuk pemantauan tekanan, temperatur, dan aliran fluida. Aktivitas pengeboran juga dievaluasi untuk memastikan bahwa setiap tahapan dilakukan dengan memperhatikan aspek keselamatan, efisiensi biaya, dan perlindungan lingkungan.
Penerapan HSSE yang Konsisten
Manajemen Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) menjadi pilar utama dalam setiap operasi PGE. Proyek panas bumi memiliki risiko kerja yang tinggi, sehingga penerapan standar keselamatan dan perlindungan lingkungan tidak bisa ditawar. Melalui MWT, manajemen memastikan bahwa seluruh prosedur HSSE dijalankan secara konsisten oleh seluruh insan kerja.
Direktur Operasi PGE Ahmad Yani menegaskan bahwa pengawasan langsung dilakukan untuk melindungi keselamatan pekerja sekaligus menjaga lingkungan sekitar area operasi. Penerapan HSSE yang kuat juga menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam membangun kepercayaan publik terhadap pengembangan energi panas bumi.
Integritas Aset dan Keberlanjutan Bisnis
Integritas aset menjadi aspek penting lainnya yang dievaluasi dalam Management Walkthrough. Aset panas bumi, seperti pipa uap, sumur, dan fasilitas pendukung, harus dijaga kondisinya agar dapat beroperasi secara optimal dalam jangka panjang. Kerusakan aset tidak hanya berdampak pada biaya perbaikan, tetapi juga berpotensi mengganggu pasokan energi.
Selain itu, MWT juga meninjau keberlanjutan bisnis operasi panas bumi di Lahendong. Keberlanjutan ini mencakup kesiapan menghadapi tantangan teknis, perubahan regulasi, hingga dinamika kebutuhan energi nasional. Dengan pengawasan yang menyeluruh, PGE berupaya memastikan bahwa Area Lahendong tetap menjadi salah satu tulang punggung kinerja perusahaan secara nasional.
Beyond Electricity dan Pengembangan Masyarakat
PGE Area Lahendong tidak hanya berfokus pada produksi listrik. Perusahaan secara konsisten mengembangkan inisiatif pemanfaatan panas bumi Beyond Electricity yang terintegrasi dengan program pengembangan masyarakat. Pemanfaatan panas bumi untuk sektor non-listrik, seperti pertanian, pariwisata, dan industri lokal, menjadi bagian dari strategi nilai tambah yang berkelanjutan.
Melalui program ini, panas bumi dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan ekonomi masyarakat sekitar, seperti pengeringan hasil pertanian dan pengembangan produk berbasis energi bersih. Pendekatan ini sejalan dengan visi PGE dalam menciptakan manfaat sosial dan ekonomi di sekitar wilayah operasional.
Kontribusi terhadap Transisi Energi Nasional
Sebagai bagian dari grup energi nasional, PGE memiliki peran strategis dalam mendukung transisi energi menuju sumber yang lebih bersih dan ramah lingkungan. Panas bumi merupakan salah satu energi terbarukan yang memiliki keunggulan karena dapat beroperasi secara stabil dan berkelanjutan.
Penguatan pengawasan proyek panas bumi di Lahendong mencerminkan keseriusan PGE dalam menjaga kontribusinya terhadap bauran energi nasional. Dengan operasi yang andal dan berkelanjutan, panas bumi diharapkan mampu menjadi solusi jangka panjang dalam memenuhi kebutuhan energi sekaligus menekan emisi karbon.
Budaya Keselamatan dan Kepemimpinan Lapangan
Management Walkthrough juga menjadi sarana membangun budaya keselamatan dan kepemimpinan yang kuat. Kehadiran manajemen di lapangan memberikan pesan bahwa keselamatan, kualitas kerja, dan kepatuhan terhadap prosedur merupakan prioritas utama perusahaan.
Interaksi langsung antara manajemen dan pekerja memungkinkan terjadinya komunikasi dua arah. Masukan dari lapangan dapat segera ditindaklanjuti, sementara kebijakan perusahaan dapat dipahami lebih baik oleh seluruh insan kerja.
Komitmen Berkelanjutan PGE
Melalui penguatan pengawasan dan tata kelola di Area Lahendong, PGE menegaskan komitmennya untuk menjalankan operasi panas bumi secara bertanggung jawab. Keandalan pembangkit, keselamatan kerja, integritas aset, serta keberlanjutan lingkungan menjadi fondasi utama dalam setiap aktivitas operasional.
Langkah ini juga mencerminkan kesiapan PGE dalam menghadapi tantangan industri energi yang semakin kompleks. Dengan pengawasan yang ketat dan inovasi berkelanjutan, PGE optimistis dapat terus berkontribusi pada ketahanan energi nasional.
Kesimpulan
Pelaksanaan Management Walkthrough di PGE Area Lahendong menjadi langkah strategis dalam memperkuat pengawasan proyek panas bumi. Pendekatan ini memastikan bahwa setiap aspek operasional, mulai dari teknis hingga keselamatan dan keberlanjutan, berjalan sesuai standar terbaik.
Dengan komitmen kuat terhadap tata kelola yang baik dan pengembangan energi bersih, PGE Area Lahendong diharapkan terus menjadi contoh pengelolaan panas bumi yang andal, aman, dan memberikan manfaat luas bagi perusahaan, masyarakat, serta lingkungan.

Cek Juga Artikel Dari Platform cctvjalanan.web.id
